Rabu, 23 April 2014

Manusia dan Penderitaan


Penderitaan, kata ini memang hampir seluruh orang tidak menyukainya. Namun sebenarnya penderitaan adalahsebuah awal kesuksesan. Tidak ada orang yang suskes tanpa mengalami penderitaan ataukegagalan. Dan sukses adalah hasil yang diraih setelah melewati penderitaan. Untuk menggapai kata sukses dalam kehidupan kita tentunya  tidak dapat diraih secara instant. Namun dibutuhkan usaha yang cukup keras dan pahit agar hidup kita menjadi sukses. Kurang lebih tiap tokoh orang sukses kisahnya selalu diawali dengan kehidupan yang pahit (penderitaan). Namun penderitaan tersebut akan bernilai berbeda jika dihadapi dengan jiwa pemenang atau penakut. Bagi orang-orang yang berjiwa penakut dan putus asa sudah pastisaat mengalami kegagalan, Ia akan berhenti begitu saja. Sedangkan bagi bagi jiwa-jiwa pemenang, kegagalan tersebut akan terus Ia hadapi hingga kesuksesan didapat. Salah satu tokoh sukses   yang berjiwa pemenang adalah Chairul Tanjung. 
      
Beliau kini telah sukses berkat kerja kerasnya di masa muda. Ia begitu terkenal sebagai pengusaha sukses asal Indonesia pendiri sekaligus pemimpin, CT Corp. Namun seperti yang telah saya katakan,kesuksesan tidak dapat diperoleh secara instant. Begitu pula dengan kesuksesan yang diraih oleh Chairul Tanjung.


Chairul Tanjung kerapdipangil CT lahir di Jakarta, 16 Juni 1962, dilahirkan di Jakarta berasal dari keluarga yang berada dan memiliki enam saudara kandung. Namun kejayaan usaha ayah beliau mulai redup karena usaha ayahnya sebagai wartawan pada orde lama di tutup. Saat itulah kehidupan Chairul Tanjung drastis anjlok ke bawah. Kedua orang tuanya terpaksa menjual rumahnya dan harus tinggal dalam keadaan yang seadanya.



Karena keadaan ekonomi keluarga CT sangat sederhana, orangtuanya tidak mampu lagi untuk membayari uang kuliah CT sebesar Rp. 75.000 saat itu. Namun setiap orangtua pasti akan melakukan cara apapun untuk anaknya. BegituPun yang dilakukan oleh Ibu CT. Secara diam-diam sang Ibu menggadaikan kain halusnya hanya agar anaknya dapat mengenyam bangku kuliah agar menjadi orang sukses.


Mengetahui perjuangan Ibunya yang sangat besar dan tulus, Ia berjanji untuk tidak membebani kedua orang tuanya lagidan akan menacari caraagar tetap bertahan kuliah dari hasil usahanya sendiri. Saat itulah awal kisah sukses Chairul Tanjung dimulai. Kesuksesan beliau dimulai dari berbisnis saat duduk dibangku kuliah dari Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Bisnis awal beliau yakni berjualan buku kuliah, kaos, dan lainnya di kampusnya.  Saat itu kehidupan beliau sangatlah sederhana. Dari modal tersebut, Ia berhasil membangun sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di Senen Raya, Jakarta. Namun sayangnya toko tersebut tidak bertahan lama karena bangkrut
.
Namun walaupun usaha bangkrut, beliau tidak diam begitu saja. Beliau mencari cara lain agar setiap usaha yang beliau dirikan dapat berjalan lancar. Karena saat itu gedung tua Fakultas Kedokteran UI memiliki ruang-ruang kosong dibawah tanga, ia mendapat ide untuk memanfaatkan ruang kosong tersebut dengan membuka fotokopian.
 
Setamatnya dari kuliah, CT bertekad untuk menyewa sebuah kios dengan harga Rp.1juta/tahunnya.  Kios ini dimanfaatkannya untuk membuka CV yang dibidang penjualan alat-alat kedokteran gigi. Namun, lagi-lagi usaha yang beliau jalankan mengalami kegagalan. Usaha ini tidak berjalan lama karena bangkrut.

Beberapa tahun dari kegagalan CV-nya, beliau bangkit kembali. Beliau memiliki jiwa sukses sehingga setiap kegagalan  yang Ia hadapi tidak membua langkahnya terhenti begitu saja. Saat ini Ia menjalankan usahanya bekerjasama dengan kedua temannya. Ia membuka usaha pabrik sepatu, di awal-awal pabrik tersebut berjalan dengan mulus dengan jumlah pesanan yang dibilang tidak sedikit. Namun dipertengahan, antara CT dan kedua temannya memiliki visi yang berbeda. Akhirnya Ia memilih untuk mundur dari pabrik sepatu tersebut.


Mulai saat itu, Ia memutuskan untuk memulai bisnis dengan modal pribadi. Pilihan inilah yang mengantarkan Chairul Tanjung menajdi orang sukses. Pilihannya menjadi pengusaha menjadikan beliau sebagai orang terkaya di Indonesia. Haltersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya, yang dimulai dari bisnis kecil-kecilan yang naik turun hanya untuk bertahan kuliah hingga menjadi seperti ini.


Saat ini, Group Para memiliki tiga bisnis inti yaitu Bank Mega, Asuransi  dan TrannsTV. Beliau pun diakui mampu membangkitkan pertelevisian TV7 yang mulai bangkrut menjadi Trans7 yang kinimulai bangkit. Selain membangkitkan pertelevisian TV7 menjadi Trans7, Beliau terus mengasah kemampuannya dalam bidang bisnis taman wisata yang bekerjasama dengan Jusuf Kalla yaitu taman wisata terbesar “TRANS STUDIO” di Makasar dan Bandung.

Walaupun banyak kesuksesan yang telah diraih oleh CairulTanjung, tidak membuat belia sombong Ia tetapmenjadiorang yang sederhana yang tidak  lupa akan segala terjal yang telah Ia hadapai. Dan beliau sangat berterima kasih kepada orang tuanya terutama sang Ibu, karena dari pengorbanan sang Ibu  menjadikan cabukan bagi Chairul Tanjung untuk menjadi orang sukses.

Begitulah sekilas gambaran penderitaan hingga suksesnya Chairul Tanjung. Walaupun berawal dari keluarga yang ekonominya rendah dan setiap usahanya selalu bangkrut. Namun Ia tidak pernah putus asa dan tidak pernah berhenti berjuang untuk bertahan hidup.

Jadi, penderitaan dalam hidup menurut saya sebernarnya pelengkap perjalanan menuju sukses. Penderitaan tidak seharusnya dihadapi dengan rasa putus asa melainkan tekad kita harus semakin terpacu untuk bangkit dan mengalahkan penderitaan tersebut.  

Rabu, 16 April 2014

Manusia dan Keindahan


Surga Lautan
Wakatobi. Wakatobi merupakan nama salah satu laut yang dimiliki oleh negara Indonesia yang terletak di Sulawesi Tenggara. Wakatobi adalah singkatan atau akronim dari empat pulau besar yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Dimana sebuah daerah  yang terdiri dari beberapa pulau yang memiliki keindahan bawah laut. Wakatobi tergolong ke dalam taman  nasional yang disuakakan dan ditetapkan pada tahun 1996, selain itu wakatobi pun termasuk ke dalam deretan 10 besar lokasi terindah untuk menyelam yang ada di Indonesia.


Begitu banyak keindahan yang tersimpan di dalamnya. Tempat ini sangat cocok dan wajib dikunjungi bagi para pecinta diving. Tepatnya di wakatobi terdapat kurang lebih 100 spot penyelaman, terbesar terletak di wangi-wangi ibukota dari wakatobi yang memiliki 39 spot penyeleman. Bagi kalian-kalian para penyelam yang benar-benar memiliki keberania dan rasa penasaran untuk melihat sekumpulan ikan hiu, wakatobi memiliki  spot khusus untuk  mewujudkan rasa penasaran kalian untuk menjumpainya, yaitu di spot Shark Point. Di spot itulah kita semua bisa bertemu sekumpulan  ikan hiu yang besar dan menyeramkan. Hal   ini lah yang tidak boleh terlewatkan di wakatobi. Namun bagi kalian yang hanya ingin menikmati keindahan bawah lautnya tanpa bertemu sekumpulan hiu pun tidak kalah puasnya dengan mereka yang mendatangi spot Shark Pointnya wakatobi. Dijamin gak nyesel dateng ke tempat ini apalagi datang ke spot Shark Pointnya, oOw!!. Waktu yang tepat untuk melakukan penyelaman di tempat ini umumnya pada bulan Oktober-Desember. 


Selain itu, sesampainya disana  mata kita akan dimanjakan serta takjub oleh sejuta keindahan yang disuguhkan di tempat ini. Karena di wakatobi kurang lebih memiliki spesies koral sebanyak 750 dan biota laut dari 850 spesies yang telah ada di dunia saat ini dan memiliki kedalaman yang bervariasi sekitar 1.004 meter. Disamping itu,  keindahan akan pemandangan  dalam  lautnya yang tidak bisa didapat dari laut-laut lainnya. Uniknya laut ini memiliki kebiasaan yang jarang dimiliki oleh laut-laut lainnya, yaitu pada bulan November perairan ini akan didatangi oleh beberapa kawanan ikan paus sperma. Sehingga dalam laut wakatobi pada bulan tersebut menjadi ramai karena kedatangan dari kawanan-kawanan tersebut. Maka bukan hal yang aneh lagi kalau tidak sedikit orang yang menyebut bahwa waktobi adalah surga bawah laut.



Meskipun terdapat banyak laut di Sulawesi, namun wakatobilah yang menjadi nomor satu tempat wisata menyelam/Snorkeling yang selalu dan banyak di kunjungi oleh kebanyakan orang. Wisatawan wakatobi berasal dari mancanegara maupun domestik. Untuk dapat sampai ke tempat ini, dapat di tempuh menggunakan alat transportasi pesawat terbang dari Jakarta atau Surabaya dengan tujuan Makasar. Jika ingin melakukan penginapan, di sekitar wakatobi telah tersedia beberappa resort yang dikelola oleh  masyarakat sekitar. Sehingga tidak perlu khawatir jika ingin berhari-hari atau bahkan sepekan untuk melakukan liburan di tempat ini karena segi kebutuhan tempat tinggal dan transportasi telah tersedia dengan cukup baik di sini.
Mungkin hanya ini sekilas tentang wakatobi serta keindahan didalamnya yang dapat saya gambarkan. Untuk lebih lengkapnya dan untuk membuktikan keindahannya cepat-cepat buat rencana untuk kunjungi tempat ini bareng teman-teman atau keluarga kalian. Karena tempat ini benar-benar indah dan sayang dilewatkan untuk dikunjungi loh, liburan pasti puas deh dan semua rasa cape terbayar oleh keindahannya.

Rabu, 09 April 2014

Manusia dan Cinta Kasih




Saya memiliki seorang sepupu wanita bernama Tia yang umurnya 2 tahun lebih lebih tua dari saya. Meskipuun kita berdua sebatas saudara sepupu dan memiliki jarak usia 2 tahun, namun kedekatan kita melebihi seorang teman, adik kakak, saudara, bahkan sahabat. Krena sejak kecil kita berdua sudah seperti soulmate yang kemana-mana selalu berdua. Mengapa bisa dikatakan soulmate, karena kita berdua selalu merasa sedih apabila berpisah dan selalu merasa senang apabila hendak bertemu. Kita bisa bersama-sama hanya saat libur sekolah dan Hari Raya Idul Fitri tiba/acara keluarga. Saat-saat inilah yang kita berdua dambakan tiap saat, karena pada saat tersebutlah kita berdua dapat bertemu dan bermain bersama. Sama seperti anak kecil pada umumnya kita berdua bermain lompat tali, bersepeda bersama, bermain masak-masakan bersama hingga makan dan tidur bersama. Namun saat liburan usai, inilah saat yang paling tidak kita inginnkan karena kita harus berpisah dan kembali melaksanakan kegiatan sekolah seperti biasanya. Diamana sepupu sayaharus kembali ke daerah Jawa dan saya harus kembali ke Bekasi. Dan sebelum berpisah, biasanya kita berdua menangis karena enggan untuk pulang dan berpisah.


Namun setelah sepupu saya lulus dari sekolahnya dimana pada waktu itu lulus SMA, keluarganya memutuskan untuk pindah tempat tinggal ke daerah Jakarta. Saat mengetahui kabar tersebut, saya sangat senang karena jarak antara saya dan sepupu saya semakin dekat sehingga memudahkan saya untuk bertemu dan bermain bersama kembali. Setelah menetap di Jakarta, sepupu saya langsung melanjutkan kegiatannya dengan bekerja di salah satu kantor yang berada di Jakarta Timur. Sejak itu, kita berdua lebih sering berkomunikasi. Kalau ada jadwal libur atau weekend kita berdua selalu menyempatkan dab meluangkan waktu untuk bertemu dan bermain bersama, eitss bukan main masak-masakan lagi tapi sekarang kita jalan untuk nonton bareng di salah satu mall. Hal ini sering kita lakukan bersama selama memiliki jadwal libur / weekend tiba.

Pada umumnya, setiap orang yang memiliki kedekatan hubungan selalu ada percikan egois atau apapun. Namun saya dan dia entah mengapa tidak pernah seperti itu melainkan kita berdua selalu menanyakan apabila diantara kita sedang tidak ada ditengah-tengah keluarga. Hingga keluarga saya pun menyebut kita berdua dengan sebutan CS-an. Maka dari itu dia saya sebut ssebagai soulmate karena saat bersamanya saya merasa senang tanpa peduli memikirkan pasangan seperti teman-teman seumuran saya yang sedang galau karena memikirkan pasngannya masing-masing.

Namun kebahagiaan saya setelah Tia pidah ke Jakarta tidak berlangsung lama. Saya pun akhirnya merasakan kegalauan. Namun kegalauan saya berbeda dengan orang-orang pada umumnya, saya galau karena sepupu saya Tia akan melangsungkan pernikahan. Saat itu perasaan saya antara sedih dan senang. Sedih karena memikirkan kalau Ia sudah menikah maka Ia tidak memiliki waktu untukbermain lagi bersama saya. Disamping sedih pun saya bahagia, bahagia karena sepupu saya telah menemukan pasangan hidupnya dan segera melaksanakan pernikahan. Namun fikiran saya tentang Tia yang tidak memiliki waktu untuk saya lagi salah, karena sampai saat ini walaupun Ia telah berumah tangga Ia tetap memiliki waktu dan menyempatkan untuk bertemu dan bermain bersama saya. Ia adalah orang yang paling saya cintai sejak kecil selain keluarga.

Rabu, 26 Maret 2014

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan



Oh Ternyata

Saat liburan panjang tiba, Rina salah satu anak dari bapak Dedy memutuskan untuk berlibur di rumah. Sedangkan seluruh anggota keluarganya pergi berlibur ke Puncak. Selama liburannya di rumah, Rina mengisi waktu liburannnya dengan menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang belum selesai. Karena Ia sangat bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya, Ia tidak sadar bahwa hari telah larut malam.

Dimalam itu, hujan turun sangat lebat. Listrik pun tiba-tiba padam sehingga Rina terpaksa menunda pekerjaannya tersebut. Rina sangatlah merasa ketakutan saat itu, karena keadaan kamarnya sangathlah gelap dan Ia pun hanya seorang diri di rumah. Benda-benda yang tertiup angin mulai mengeluarkan suara-suara karena tiupan angin itu, serta suara gemuruh petir pun mulai terdengar jelas dan menakutkan. Diantara suara-suara tersebut, terdengarlah salah satu suara yang tak kunjung hilang. Semakin angin bertiup kencang, suara yang tidak diketahui itu pun semakin terdengar jelas.  Rina sangatlah merasa penasaran sekaligus takut  terhadapat suara tersebut. Ia sangat ingin mengtehui bahkan menghampiri sumber suara itu. Namun, karena keadaan sekitar yang sangat gelap maka Ia pun tidak memiliki keberanian untuk beranjak dari kamarnya. Namun semakin lama suara itu membuat Rina menjadi risih dan merasa semakin ketakutan. Tanpa fikir panjang, Rina bergegas menghubungi keluarganya yang sedang berlibur di Puncak agar segera pulang pada malam itu.

Setelah menerima telephone dari Rina, keluarganya pun merasa khawatir dan segera melakukan perjalanan pulang pada malam itu meskipun hujan turun lebat. Sesampainya di depan pintu gerbang, sang Ayah membunyikan klakson mobilnya agar Rina keluar dan membukakan pintu gerbangnya. Setelah beberapa saat klakson dibunyikan, Rina tak kunjung keluar dari dalam rumah. Ayah pun mencoba untuk menghubunginya, dalam pembicaraannya yang singkat Rina mngatakan bahwa Ia tidak berani keluar Karena disekitarnya sangatlah gelap. Ujar Rina dengan suara ketakutannya.

Ayah Rina pun buingung karena Ia tidak membawa kunci cadangan untuk dapat masuk ke dalam rumah. Ditengah kebingungannya itu, Ibu Rina memberitahukan secara lantang dan ceria, “Taraaaaaaaa,,,,,,,,, ternyata ibu membawa kunci cadangan Yah.” Kita bias masuk!!!! Ujar sang Ibu dengan wajah senang.

Ayah Rina pun segera mengambil kunci tersebut dan membuka pintu gerbangnya. Saat itu Ayah sangatlah tergesa-gesa  karena begitu khawatir dengan keadaan Rina di dalam rumah. Sesampainya di dalam rumah, listrik seketika hidup kembali, Rina segera memanggil Ayahnya dengan teriakannya yang lantang serta senang.

“Ayaaaaaaaaahhh,,,,,, tunggu sebentar.” Rina segera keluar dari kamarnya.

Setelah pintu rumahnya terbuka, Rina langsung menghampiri dan memeluk Ibunya dengan ekspresi yang masih ketakutan. Ibu Rina pun bertanya kepadanya.


“Kamu kenapa nak…? Seperti dikejar-kejar hantu saja.”
“Itu bu, dengerin deh suara itu. Rina takut bu.”Jawab Rina.

Ibu, Ayah kakak dan adiknya pun sontak ikut mendengar suara yang dimakssud oleh Rina. Karena penasaran, Ibu meminta tolong kepada Ayah untuk mencari tahu suara apa yang mereka dengar. Setelah beberapa menit, terdengar suara Ayah yang memanggil-manggil Ibu.

“By,,,,Ibu….cepat kesini. Ayah tau suara apa yang tadi kita dengar.”
“Iya Yah,,,,,”Jawab Ibu sambil menghampiri Ayah.”
“Ini bu yang menimbulkan suara yang tidak jelas.” Ayah memberitahu sambil tertawa terbahak-bahak.
“Loh ko Ayah ketawa?”Ujar ibu dengan rasa bingung melihat ayah yang tertawa seperti itu.
"Jelas Ayah tertawa bu, ternyata bunyi aneh itu berasal dari ranting-ranting pohon yang menggores kaa jendela kamar Rina.”
“Ohh ternyata bunyi itu.”Hahahahaah . Jawab Ibu sambil tertawa pula.

Kakak, adik dan Rina menghampiri Ibu dan Ayahnya karena mereka masih merasa heran atas sikap Ayah dan Ibunya yang telah mengetahui bunyi tersebut yang justru malah tertawa.

“Ayah, Ibu…. Apa yang diketawain?” Tanya Rina.
“Ini dia Rina, ternyata yang kamu takuti hanyalah ranting pohon yang menggores kaca jendela kamarmu.”Jawab Ibu
“Hahahahaha ternyata dia takut sama ranting pohon.” Ujar sang adik dan kakak.
“Yahhhh… aku kan ga tau yah, bu.” Jawab Rina dengan ekspresi malu dan salah tingkah.

Setelah mengetahui suara tersebut, mereka sekeluarga kembali masuk ke dalam rumah sambil tertawa geli.









Rabu, 19 Maret 2014

Manusia dan Kebudayaan



Saya berasal dari daerah sunda tepatnya Cirebon, Jawa Barat. Yang saya ketahui tentang daerah sunda yaitu daerah tersebut memiliki begitu banyak kebudayaan yang masih  dilestarikan hingga saat ini, salah satunya keluarga saya yang masih melestarikan tradisi tersebut.

Tradisi yang masih dilestarikan oleh keluarga saya hingga saat ini salah satunya yaitu tradisi saat pernikahan. Jika salah seorang dari sanak keluarga saya akan melangsungkan pernikahan, biasanya banyak hal-hal yang dilakukan yaitu kedua calon pengantin harus dipingit (tidak boleh bertemu) kurang lebih selama satu minggu, tidak boleh bepergian apabila sudah mendekati hari pernikahan tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, selain itu apabila sudah sampai pada H-1 pernikahan keluarga saya mengadakan pengajian barulah esok harinya melangsungkan ijab kobul. Saat pernikahan berlangsung adat yang digunakan sudah pasti memiliki unsur tradisi sunda dan adapun yang menggunakan dua adat sekaligus jika kedua pengatin berasal dari daerah yang berbeda seperti sunda dan jawa maka otomatis adat pernikahan tersebut menggunakan adat sunda dan adat jawa. Dalam adat pernikahan sunda ada acara injak telur, sungkeman terhadap kedua orang tua dan mertua, serta saweran (membagikan uang dengan cara dilempar).
Injak Telur

saweran
Sungkeman










Selain tradisi dalam pernikahan, keluarga saya pun masih menjalani tradisi tujuh bulanan. Tradisi ini dilakukan karena adanya sanak saudara atau dari keluarga kita sendiri yang sedang hamil dan usia kandungannya telah menginjak tujuh bulan. Acara ini diisi dengan pengajian, siraman yaitu orang yang tengah hamil dimandikan dengan air kembang tujuh rupa dan yang tak ketinggalan, setiap acara tujuh bulanan ini sangat identik dengan yang namanya rujak tujuh bulanan. Rujak tersebut berisikan berbagai jenis buah-buahan mulai dari anggur, nangka, jambu, pepaya dll. Rujak tersebut dibuat dengan cara diserut dan dicampur dengan rebusan air gula merah. Acara tujuh bulanan ini sangatlah berkesan karena selain mengadakan acara tersebut kita pun dapat bersilaturaahmi karena semua berkumpul. 
Siraman

Acara lainnya yang masih dilakukan oleh keluarga saya yaitu acara muludan. Acara ini dilakukan pada bulan mulud dimana bulan kelahirannya Nabi Muhammad SAW. Sehingga acara tersebut memiliki tujuan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Acara ini dilakukan setahun sekali, dan keluarga saya pun hingga saat ini belum pernah absen untuk memperingatinya. Biasanya keluarga saya mengadakan acara ini dirumah, diisi dengan pengajian-pengajian dan kumpul dengan sanak saudara. Acara ini pun sekaligus dapat digabungkan dengan acara aqiqah, adapun makna aqiqah secara syari’atnya adalah  hewan yang disembelih untuk menebus bayi bayi yang dilahirkan. Dan jika acara telah selesai dan tamu berpamitan untuk pulang, biasanya para tamu tersebut dibingkisi sebuah bungkusan makanan atau yang sering disebut nasi berkat. Namun acara aqiqah ini lebih condong ke sisi agama dibandingkan ke sisi budayanya.
Tradisi yang lainnya yaitu tradisi sunatan, tradisi ini ditunjukkan untuk anak-anak pria. Biasanya anak yang akan disunat akan di make-up seperti seorang dalang atau semacamnya. Kemudian, disamping itu acara sunatan dimeriahkan dengan saweran serta sisingaan. Sisingaan disini artinya adalah permainan yang terbuat dari bambu atau semacamnya yang dibentuk seperti singa dan dimainkan dengan cara mempobong/mengangkat bambu tersebut. Permainan ini dapat dilakukan oleh empat orang yang membopong dan satu orang yang menaiki sisingaan tersebut, dan yang menaiki sisingaan tersebut adalah anak yang akan disunat.
Sisingaan

Dan acara atau tradisi yang paling saya tunggu-tunggu dalam setahun  yaitu tradisi mudik/pulang kampung untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Tradisi ini dilakukan setahun dalam sekali, dimana suasana  ini adalah suasana yang sangat cocok untuk melakukan silaturahmi sekaligus saling  bermaafan dengan sanak saudara yang telah lama tidak bertemu. Karena nenek saya memiliki 9 anak dan sebagian merantau ke Jakarta yang salah satunya orang tua saya sehingga tidaklah sering dari kesembilan anaknya itu berkumpul di kampong halaman. Maka suasana Idul Fitrilah yang paling cocok untuk berkumpul karena dari kedelapan bibi dan om saya diwajibkan untuk dapat berkumpul di kampung halaman saat Idul Fitri tiba. Dan biasanya, saya dan kedua orang tua saya akan melakukan perjalanan saat H-1 hari raya Idul Fitri.

Ketika telah sampai di kampung halaman, sontaklah sanak saudara beriringan menyambut dengan suka cita dan dimalam harinya kami bertakbir bersama sambil menyalakan kembang api. Dan saat hari raya Idul Fitri tiba, kegiatan awal yang dilakukan yaitu sholat subuh berjamaah setelah itu menunggu waktunya sholat Ied. Selesai sholat ied, keluarga saya mengadakan pengajian pendek, maksudnya adalah untuk mengucap rasa syukur dan bahagia atas segalanya. Setelah pengajian tersebut selesai, kami semua mengadakan acara sungkeman. Dimana kita saling meminta maaf kepada orang paling tua yaitu mulai dari sungkeman ke kakek nenek, orang tua, bibi, paman dan barulah sepupu-sepupu. Selanjutnya, acara yang dilakukan yaitu makan bersama dengan menu makanan yang sangat khas di hari raya Idul fitri yaitu ketupat dilengkapi dengan sayur opor dan kentang goreng.  Dan biasanya, kami mengadakan bagi-bagi THR, dimana THR tersebut dibagikan oleh orang yang sudah mempunyai penghasilan dan diberikan kepada saudara-saudara yang masih bersekolah/belum berpenghasilan, namun acara ini tidak diwajibkan seluruh anggota dari keluarga saya melakukannya cukup bagi orang yang memiliki rezeki lebih saja agar semua turut merasakan kesenangan bersama. Selanjutnya, setelah itu kami silaturahmi kepada tetangga-tetangga dengan mendatang rumahnya satu per satu.

Itulah beebrapa tradisi yang masih melekat dikeluarga saya hingga saat ini. Tradisi-tradisi tersebut dilakukan dengan penuh rasa suka cita. Sehingga dari keluarga saya tidak merasa bosan atau bahkan keberatan untuk menjalani dan melestarikan budaya tradisi daerah sunda.